Tag

(Diary of Anne Frank [14 Juni 1942 – 1 Agustus 1944], Amsterdam 1947)

Anne Frankhttps://i1.wp.com/www.holocaustresearchproject.org/nazioccupation/images/Anne%20Frank.jpg adalah seorang anak perempuan keturunan Yahudi yang hidup dan terbunuh selama Holocaust. Keluarga Frank menyembunyikan diri dari pihak Nazi selama dua tahun di gudang rahasia di belakang sebuah pabrik. Selama waktu itulah Anne menuliskan catatan hariannya. Dalam catatan hariannya ia tidak saja menyaksikan berbagai kebiadaban/kekejaman, namun juga problem sehari-hari sebagai seorang remaja. Lima puluh tahun semenjak penerbitan buku Diary of Anne Frank, catatan harian ini telah menjadi memoir yang paling terkenal di dunia tentang Holocaust.

Kerangka Waktu Anne Frank

  • 1929, 12 Juni : Anneliese Marie Frank, atau panggilan akrabnya Anne, lahir di Frankfurt, Jerman.
  • 1933, Musim Panas :  Hitler menjadi Kanselir (Chancellor) Jerman. Undang-Undang anti-Yahudi pertama diberlakukan. Keluarga Frank memutuskan untuk pindah dari Belanda.
  • 1940, 10 Mei : Tentara Jerman menginvasi Belanda.
  • 1942, 12 Juni : Anne menerima hadiah berupa catatan harian (diary) untuk ulang tahunnya yang ke-13.
  • 1942, 5 Juli: Kakak Anne yang tertua, Margot, menerima sebuah panggilan resmi untuk melaporkan diri untuk menjalani deportasi menuju kamp kerja-paksa. Keluarga Frank memasuki tempat persembunyian pada keesokan harinya.
  • 1942, 13 Juli: Keluarga van Pels, sebuah keluarga keturunan Yahudi lainnya yang berasal dari Jerman, bergabung dengan keluarga Frank dalam tempat persembunyian yang sama.
  • 1942, 16 November : Fritz Pfeffer, penghuni kedelapan dan terakhir dari tempat persembunyian rahasia, bergabung dengan keluarga Frank dan van Pels.
  • 1944, 4 Agustus : Salah-satu tetangga keluarga Frank yang mengetahui perihal tempat persembunyian tersebut melakukan pengkhianatan, sehingga terjadi penggrebekan dan penangkapan. Mereka semua dibawa ke kantor polisi di Amsterdam untuk kemudian kemudian dipindahkan ke kamp transit Westerbork di perbatasan Belanda.
  • 1944, 3 September : Kedelapan tahanan tersebut diangkut dengan kendaraan pengakut ternak menuju kamp Auschwitz di Polandia. Kedelapan orang tersebut termasuk dalam kloter terakhir yang pernah dikirim dari Westerbork ke Auschwitz. Di kamp Auschwitz, tahanan laki-laki dipisahkan dari tahanan perempuan.
  • 1944, Oktober : Anne dan Margot Frank serta Nyonya van Pels dipindahkan ke kamp konsentrasi Bergen-Belsen di Jerman, sementara Edith Frank tetap ditahan di kamp Auschwitz-Birkenau.
  • 1945, 6 Januari : Edith Frank tewas di k amp Auschwitz-Birkenau.
  • 1945, 27 January : Otto Frank beserta tahanan-tahanan lainnya yang masih bertahan hidup dibebaskan dari Auschwitz oleh tentara Rusia. Ia dibawa menuju kota Odessa, Ukraina dan kemudian ke Prancis sebelum akhirnya ia diperkenankan untuk kembali ke Amsterdam.
  • 1945 March : Anne dan Margot Frank tewas di kamp konsentrasi Bergen-Belsen, berturut-turut selang satu hari.
  • 1945, 3 Juni : Otto Frank tiba kembali di Amsterdam, di situ ia bertemu kembali dengan Miep dan Jan Gies. Otto tahu bahwa istrinya, Edith, telah tewas, namun belum tahu keberadaan anak-anaknya. Ia masih berharap mereka bertahan hidup.
  • 1945, 24 Oktober : Otto Frank menerima sebuah surat yang menginformasikan bahwa anak-anaknya telah tewas di Bergen-Belsen. Miep menyerahkan catatan harian Anne kepada Otto. Miep menemukan dan menyembunyikan catatan harian tersebut setelah penangkapan keluarga Franks, dengan harapan suatu hari bisa dikembalikan untuk Anne.
  • 1947, Musim Panas: 1.500 eksemplar buku catatan harian Anne Frank diterbitkan di Amsterdam.

Diolah dari berbagai sumber.

http://teacher.scholastic.com/frank/diary.htm

http://www.annefrank.org/en/

Otto Frank & Mirjam Pressler (eds.) Anne Frank: The Diary of a Young girl: The Definitive Edition, Bantam Dell Pub Group, 1995